Gebrakan baru dilakukan Aldi Taher dalam rangka pencalonan dirinya sebagai cagub dalam Pilkada Sumbar 2020. Menapakimenapaki bidang baru dengan menjadi politikus dan mencalonkan diri menjadi Gubernur Sumatera Barat 2020, aktor Aldi Taher sudahmulai turun ke daerah. Untuk memuluskan langkahnya, Aldi Taher melakukan berbagai macam pergerakan.

Satu di antaranya mengajak seluruh pemuda Minang bangkit dimulai dengan Iqro baca Alquran Nur Karim. Selain itu, mengajak pemuda Minang untuk ikut terlibat dalam film yang disutradarai dirinya dan Buyung Nayka. Aldi Taher mengatakan, Buyung Nayka merupakan sutradara sinetron Trio Ubur Ubur dari Jakarta yang juga orang Minang.

Pria berusia 36 tahun ini juga mengatakan, Ada Apa dengan Midun merupakan film dakwah dari ranah Minang untuk Ranah Minang. Lokasi syuting film Ada Apa dengan Midun yakni beberapa objek wisata di beberapa wilayah yang ada di Sumbar, misal Pantai Padang dan Jam Gadang Bukittinggi. Aldi Taher beralasan, sebagai artis dan produser nasional asli Minang, dirinya merasa harus membangun kampung halaman.

Lewat film yang disutradarainya, itu merupakan satu bukti gerak nyata dirinya 'mambangkik batang tarandam'. "Banyak artis nasional keturunan Minang yang belum tergerak hatinya untuk membangun kampung halaman," tegas Aldi Taher. Dalam film tersebut, mantan suami Dewi Persik ini menggandeng pemuda Minang yang belum dapat kesempatan untuk berkecimpung di dunia perfilman.

"Saya mengajak dan memilih semua pemain orang Minang yang belum dapat kesempatan. Semua kru, mulai dari kameramen dan semuanya asli Minang, dari Minang untuk Minang," ujar Aldi Taher. Menurut dia, pemuda pemuda Minang sangat berpotensi dan kreatif.

Hal tersebut terbukti, pemuda Minang Bung Hatta yang menjadi dwi tunggal proklamator. "Bismillah, adik adik baru yang kita berikan kesempatan. Mudah mudahan ini menjadi semangat untuk teman teman lainnya, baik artis, pengusaha, dan penyanyi yang berada di rantau untuk kembali membangun kampung halaman," harap Aldi Taher. Rencananya, Aldi Taher ingin menggunakan seluruh lagu dari penyanyi Minang Muda untuk soundtrack film tersebut.

"Misal Ipank, Kintani, Rayola, Ratu Sikumbang. Minang sukses," ujar Aldi Taher. Dia mengaku sempat kepikiran menggandeng pemain film Bunga Citra Lestari yang juga dari Minang. Akan tetapi, dengan segala pertimbangan akhirnya dia menggandeng pemain baru asli Minang di film Ada Apa dengan Midun tersebut.

Hal itu bertujuan menyemangati dan memberikan kesempatan serta wadah untuk mengembangkan bakat putra putri Minang untuk bisa berkembang. "Ini bukti nyata gerak dan mengembangkan potensi pemuda pemudi Minang. Insya Allah, kalau film ini box office, pariwisata dan perfilman Minang bangkit," sebut Aldi Taher. (*)

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *