Bakal calon Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, mengaku kerap diserang soal usia menjelang kontestasi Pilkada Solo 2020. "Kalau pikiran saya tua tidak akan maju, tidak akan mau diperintah untuk menjadi bakal calon wali kota," ujar Purnomo, Senin (13/1/2020). "Itu wujud semangat muda saya membantu masyarakat Kota Solo," imbuhnya menekankan.

Pasangan Teguh Prakosa itu memiliki definisi sendiri perihal 'muda'. "Jadi orang muda pikirannya muda dan visinya bisa diterima, sebaliknya yang tua diharapkan berpikiran menyesuaikan dan maju ke depan dengan perkembangan zaman," terang Purnomo. "Banyak masyarakat berusia muda tidak maju maju, banyak juga yang tua tidak berpikiran muda, tapi saya tidak," tambahnya.

Purnomo menekankan ia tidak mempunyai ambisi pribadi saat mencalonkan diri sebagai bakal calon wali kota. "Saya tidak punya ambisi pribadi, saya mengabdi untuk masyarakat dan kota Solo," tekan dia. Purnomo menambahkan dirinya saat ini deg degan menunggu keputusan rekomendasi DPP PDI Perjuangan.

"Sebagai manusia perasan deg degan timbul itu biasa, karena mendapat tugas yang tidak ringan," ucap dia. "Saya berharap rekomendasi segera diumumkan, jadi bisa segera mempersiapkan segala sesuatunya," tandasnya.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *