Tony Sucipto pemain serba bisa milik Persija Jakarta memanfaatkan libur dari klubnya untuk berlatih menguatkan otot serta mendampingi sang anak. Kegiatan mendampingi sang anak dalam hal bermain maupun belajar jarang dilakukan oleh mantan pemain Persib Bandung tersebut mengingat ketatnya kegiatan sepak bola yang dijalani oleh Tony Sucipto, Perpanjangan libur yang diberikan oleh manajemen klub berjuluk Macan Kemayoran ini dimanfaatkan betul oleh Tony untuk berkumpul dengan keluarga sekaligus tidak lupa menjalankan latihan.

Manjemen Macan Kemayoran telah mengambil keputusan untuk memperpanjang masa libur skuadnya lantaran pandemi corona. Keputusan ini dikonfirmasi langsung oleh Bambang Pamungkas selakuManajer Tim Macan Kemayoran. Mantan penggawa Macan Kemayoran yang identik dengan nomor punggung 20 ini menyatakan bahwa memperpanjang libur latihan merupakan kebijakan terbaik.

Hal ini sebagai bentuk dukungan Macan Kemayoran terhadap himbauan pemerintah. “Manajemen secara resmi memperpanjang waktu libur tim." "Kesehatan seluruh pemain dan ofisial adalah prioritas utama kami." ujar Bambang Pamungkas seperti yang dilansir dari laman resmi klub Persija Jakarta .

Kondisi inidimanfaatkan oleh Tony Sucipto untuk tetap berada di dalam rumah sesuai anjuran klub dan pemerintah. Pemain yang dapat tampil di banyak posisi ini setiap harinya tetap berolahraga sesuai arahan tim pelatih Macan Kemayoran. Ia fokus kepada latihan penguatan otot agar tetap terjaga saat waktu latihan tiba. Sejumlah menu latihan disantap, seperti lari dan bela diri.

“Latihan seperti biasa untuk jaga kondisi agar tidak terlalu turun saat mulai latihan lagi." "Terpenting adalah bergerak untuk keluar keringat meski hanya di dalam rumah ataupun depan rumah." "Latihan banyak bentuknya yang pasti agar otot terjaga,” ujar eks pemain Timnas Indonesia tersebut." kata Tony Sucipto dilansir dari laman resmi klub .

Selain berolahraga yang menjadi pekerjaannya, Tony tidak lupa tugasnya sebagai seorang Ayah. Pemain berusia 34 tahun ini memanfaatkan waktu untuk tetap berada di rumah dengan menemani sang buah hati menyelesaikan pekerjaan sekolah. “Waktu ini juga saya manfaatkan untuk menemani anak yang mempunyai tugas sekolah untuk dikerjakan di rumah."

"Biasanya sibuk latihan dan jarang ketemu, jadi ini momentum tepat untuk memanfaatkan waktu sesuai anjuran pemerintah yakni tetap berada di rumah,” tutupnya. Tak berbeda dengan rekan satu timnya, Alfath Fathier yang direkrut awal musim ini menggunakan alat sederhana untuk berolahraga. Alat sederhana yang dimaksudkan oleh pemain berposisi fullback ini ialah memakai resistance band untuk penguatan otot dan melakukan gerakan gerakan dasar.

Resistance band dapat (karet) dapat diakukan umtuk menguatkan otot serta olah raga kardio seperti skipping maupun lompat tali. “Olahraga selalu saya lakukan dalam kondisi apapun." "Teruntuk kondisi yang terjadi sekarang. Saya melakukan dengan peralatan sederhana,” ujar Alfath.

“Olahraga saya dengan memakai resistance band (karet) untuk penguatan otot dan olahraga kardio." "Selain itu kita bisa berolahraga skipping atau lompat tali,” tambahnya. Mantan pemain Madura United ini berharap dengan melakukan olahraga di rumah dapat menambah daya tahan tubuh.

“Selamat mencoba, tetap sehat untuk kita semua dan semoga selalu dalam lindungan Allah,” tutupnya.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *